BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Peranan pemasaran sangat penting bagi pertumbuhan danperkembangan perekonomian dewasa ini. Sejalan dengan perekonomian dinegara Indonesia ini menyebabkan munculnya beraneka ragam bidang usahayang menawarkan produk guna memenuhi kebutuhan pelanggan salah satunyaadalah yang bergerak dibidang jasa yaitu penyewaan jasa internet.
Pertumbuhan dan perkembangan era informasi global pada abad ke21 tidak dapat dipungkiri kehadirannya. Tumbuh dan berkembang dengan pesat seiring timbulnya kesadaran masyarakat, terutama masyarakat yang selalu “haus” akan informasi, yang telah menjadi bagian dari hidup manusia sebagai suatu kebutuhan. Berbagai aspek kehidupan manusia sangat membutuhkan informasi, baik itu untuk masalah pekerjaan, pendidikan, hiburan, pemenuhan kebutuhan primer dan sekunder, dan sebagainya. Sedangkan untuk memperoleh berbagai informasi tersebut, masyarakat atau seseorang menginginkannya secara cepat dan tidak memandang perlu sumber informasi tersebut. Dengan kata lain, informasi harus secara instant didapat melalui sumber yang tidak terbatas ruang dan waktu.
Sejak ditemukannya ide penciptaan jaringan informasi global melalui media komputer, arus informasi mengalir deras tanpa batas. Jaringan informasi global komputer yang biasa disebut “Internet”, dimana siapapun baik itu perorangan, grup, atau perusahaan dapat memasukkan informasi ke dalamnya yang dapat berguna untuk pihak lain yang membutuhkannya. Sehingga seketika itu pula informasi menjadi sesuatu yang sifatnya instant serta multi-dimensi. Dikatakan instant karena proses akses berjalan hanya dalam hitungan detik (bergantung server yang digunakan) dan informasi segera tersaji. Sedangkan multi-dimensi karena mampu menghadirkan bebagai macam informasi seperti yang benar-benar dikehendaki. Masyarakat mulai mengenal, mempelajari, dan menyukai karena dapat sangat membantu mereka dalam mendapatkan informasi.
Akan tetapi terdapat beberapa kendala dalam pemakaian jasa internet ini, yaitu kendala sarana dan prasarana. Internet dapat diakses melalui komputer dengan sejumlah persyaratan tertentu yaitu komputer yang digunakan adalah menggunakan sistem operasi tertentu (yang umumnya digunakan adalah program windows) dengan processor tipe tertentu, kemampuan memori komputer (minimal 8 MB), serta dilengkapi dengan modem. Dan diperlukan koneksi pada ISP (Internet Service Provider) dengan cara berlangganan. Maka dapat dikatakan secara garis besar kendalanya adalah biaya. Sedangkan seperti diketahui bahwa kondisi ekonomi rata-rata masyarakat Indonesia termasuk pada golongan menengah kebawah dan ekonomi lemah. Bahkan pada golongan menengah untuk membeli seperangkat komputer sederhanapun membutuhkan pertimbangan yang matang karena masih banyak kebutuhan lain yang lebih mendesak untuk dipenuhi.
Kondisi seperti inlah yang dianggap sebagai peluang para pemasar sebagai lahan bisnis baru. Terlihat cenderung bahwa masyarakat Indonesia pada masa kini memiliki rasa ingin terhadap teknologi. Internet adalah suatu teknologi informasi yang sangat menarik untuk dijelajahi. Dengan segala kelebihannya, intenet telah menarik perhatian masyarakat terutama di Indonesia untuk dapat memanfaatkan dan menikmatinya. Tetapi kemudian kita kembali terbentur pada masalah biaya sehingga kemudian muncullah usaha Warnet (warung internet) yang dapat membantu masyarakat terutama menengah kebawah yang terbentur masalah biaya masih bisa mengakses internet.
Sukses atau tidaknya suatu usaha adalah dengan adanya pelayanan yang baik. Tanpa adanya pelayanan yang baik maka kegiatan usaha tersebut tidak akan berkembang, sebab keberhasilan proses kelangsungan usaha tidak hanya bergantung pada peralatan canggih yang dimiliki tetapi pelayanan yang diberikan juga memiliki peran yang sangat besar dalam keberhasilan.
orientasi pasar tersusun dari tiga elemen, yaitu;
1. Orientasi pelanggan merupakan pemahaman terhadap pelanggan, sehingga nilai tertinggi baginya dapat diberikan secara 4 berkesinambungan.
2. Orientasi pesaing merupakan pemahaman terhadap kelemahan kelemahan jangka pendek dan strategi jangka panjang dari param pesaing.
3. Koordinasi antar lini fungsi perusahaan untuk mengoptimalkan Sumber daya yang dimiliki untuk menyampaikan nilai tertinggi bagi pelanggan. Untuk memberikan nilai tertinggi yang diterima pelanggan, seluruh pihak harus mengantarkan kualitas yang dimaksud sesuai dengan harapan pelanggan.
Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.Sistem Informasi digunakan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi organisasi. Manajemen organisasi memanfaatkan informasi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi sebagai alat dalam pengambilan keputusan atau menjadi input untuk menghasilkan informasi yang lain.
Sistem Informasi secara harfiah terdiri dari 2 kata yakni sistem dan informasi. Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-bersama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu . Sedangkan Informasi dapat didefinisikan sebagai: data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan:
Produk
Tempat
Promosi
Harga produk.
Tempat
Promosi
Harga produk.
Strategi pemasaran
Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur-unsur yang dinamakan bauran pemasaran semua itu dikenal dengan 4P yaitu:
· Produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
· Promosi berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan.
· Place berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui slauran distribusi
· Price terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.
Komponen Sistem Informasi pemasaran
Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum, yaitu : komponen-komponen input, model, output, basis data, teknologi dan kontrol. Perbedaan komponen-komponen ini antar sistem-sistem informasi lainnya adalah konteks letak dari sistem informasinya. Misalnya untuk Sistem informasi pemasaran ini, maka komponen inputnya adalah input tentang data pemasaran dan outputnya adalah laporan-laporan berisi informasi pemasaran.
Komponen Input Pemasaran
Sistem informasi pemasaran mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan. Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran. Subsistem peneliti pemasaran menlakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.
Komponen Model Pemasaran
Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama,penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit.
Komponen Output Pemasaran
Subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Subsistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklana perusahaan dan penjualan langsung. Subsistem harga membantu manajer untuk membuat keputusan harga.
Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran)
Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat mengunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan.
a. Siklus hidup produk
Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.
b. Model evaluasi produk baru
Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.
· Subsistem Tempat
pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaanya.
· Subsistem Promosi
Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.
· Subsistem Harga
Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.
a. Penetuan harga berdasarkan biaya
Beberapa poerusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan. Jika perusahaan memilki SIA yang baik, tersedia data biaya yang akurat mambuat tugas Subsistem harga menjadi mudah untuk mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.
b. Penentuan harga berdasarkan permintaan
Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.
BAB II
PENUTUP
PENUTUP
Kesimpulan
Sistem infomasi manajemen pemasaran dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. SIM selalu berhubungan denganpengolahan informasi yang didasarkan pada computer.
Saran
Setelah mempelajari Fokus informasi PEMASARAN anda diharapkan dapat mengetahui dan mempelajari tentang informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.